Monday, July 12, 2010

Foto - foto jadoel jaman perang kemerdekaan Indonesia

Wakil Presiden Bung Hatta meninjau asrama


Wakil Presiden Bung Hatta yang
meninjau Gerilyawan di hutan.


Tentara Gerilyawan Indonesia yang bertempur di hutan.


Tentara Gerilyawan Indonesia yang bertempur di hutan.


Gerilyawan Indonesia yang bertempur
dan bertahan di sepanjang rel kereta.


Tukar menukar tawanan belanda dan indonesia.


Tentara Indonesia berdefile didalam kota.


Perang Gerilya melawan penjajah Belanda sedang berlangsung.


Tentara Nasional Indonesia ex Heiho berdefile didalam kota.


Jenderal Soedirman menerima laporan dari
salah seorang anak buahnya.


Panglima Besar Jenderal Soedirman menyaksikan latihan perang
Laskar Cadangan di sekitar candi Borobudur pada bulan Maret 1947


Bung Karno diatas kuda dalam sebuah upacara dengan
Sri Sultan Hamengku Buwono ke IX.


Wakil Presiden Mohamad Hatta bersama Sri Sultan Hamengku Buwono ke IX


Bung Karno menerima seorang perwakilan dari PBB.


Bung Karno dan Bung Hatta memperhatikan sebuah
mesin yang sedang dijalankan oleh seorang operator.


Upacara peringatan Hari Angkatan Perang di Istana Merdeka
pada tgl. 5 Oktober 1948


Jenderal Soedirman dan Menteri Luar Negeri Ali Sastroamidjojo
sedang menerima laporan dari seorang bawahan.


Jenderal Soedirman sedang ber pidato dalam satu rapat
yang juga dihadiri oleh Bung Karno.


Pelantikan Pucuk Pimpinan T.N.I. Jenderal Soedirman
oleh Presiden Soekarno Di Yogyakarta tgl. 15 Februari 1947


Dengan truk prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI), dievakuasi. TNI dibentuk oleh penggabungan dari tentara Republik dan pemuda-pemuda di 3 Juni 1947. Di Jawa mereka memiliki sekitar 110.000 dan sekitar 64.000 orang di Sumatera. Indonesia 18 Februari 1948.


 merekrut tentara Republik untuk latihan untuk berlatih dengan model pistol kayu, Yogyakarta, Jawa Tengah, Indonesia, pada bulan Desember 1947.







  [Yogyakarta] Pidato oleh Komandan setelah inspeksi senjata pada 21 Desember 1947


 pejuang eks PETA 1944


arek arek suroboyo 1945


 penyambutan pasukan gerilya yang turun gunung di magelang 1945


prajurit Indonesia Samarangfront mendarat di Yogyakarta, Indonesia, senjata otomatis di tangan, akhir bulan Desember 1947. (perhatikan papan baleho dibelakang)


pasukan gerilya masuk ke kota jogja 1947


Ditangkap ekstremis Indonesia, mengangkat tangan mereka, oleh tentara Belanda (KNIL / KNIL pasukan) dikawal, Indonesia pada bulan Januari 1947. ( helm nya cuy hehehe .. wermach punya)


eks tentara PETA yang baru turun di stasiun mangarai 1947


presiden sukarno dalam kunjungan ke Rangkabitung dalam kawalan TRI


PM sutan sharir di dalam kereta kepresidenan setelah dari rangkasbitung bersama presiden Sukarno


laskar rakyat bambu runcing



seorang pejuang yang tertangkap oleh tentara jepang dan kemudian di jadikan romusha



Parade militer 1948 ketika kedatangan Bung Karno di Jogjakarta


4 comments:

Anonymous said...

ada masukkan dari saya penggemar sejarah bangsa indonesia tentang "Gerilyawan Indonesia yang terus bergerak dan menggunakan kereta api." adalah sepertinya lebih tepat tukar menukar tawanan belanda dan indonesia .Makasih

kusprianto said...

Makasih masukannya...

Anonymous said...

Hi, Neаt pοst. There's a problem together with your site in web explorer, might check this? IE nonetheless is the market chief and a large component of other folks will pass over your wonderful writing because of this problem.
Here is my site ... locations voitures entre particuliers

CAHAYA NUSA MADANI said...

Perjuangan tanpa pamrih
Sekarang sudah ga mungkin ada lagi
Alam Indonesia hasil kemerdekaan disini
www.tiketcahayanusamadani.com

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
 

© Bluberry Template Copyright by Blognya Gado-Gado

Template by Blogger Templates | Blog-HowToTricks